Author Archives: Victor Samuel

Kitab Kells dan Semarak Penghargaan Alkitab

Oleh Victor Samuel Penghargaan terhadap Alkitab dapat diwujudkan dengan cara yang semarak. Contohnya tampak dalam Kitab Kells, kitab berbahasa Latin yang berisi teks empat kitab injil (Matius, Markus, Lukas, Yohanes) dan dihiasi banyak gambar. Kitab ini, yang ditulis pada akhir abad ke-8 oleh biarawan-biarawan Kelt ordo Kolumba di Iona (Skotlandia)… Read more »

Hirarki demi Kedamaian

Oleh Victor Samuel   Hirarki tak bisa dilepaskan dari organisasi tentara dan polisi—para pengawal negara. Baik ketentaraan maupun kepolisian amat menghormati sistem hirarki sampai-sampai menampilkan pangkat/jabatan anggota tentara/polisi dalam seragamnya. Tujuannya bukan untuk gagah-gagahan, melainkan untuk menandai hirarki wewenang seorang anggota tentara/polisi terhadap tentara/polisi lain. Hirarki wewenang diperlukan agar tentara/polisi… Read more »

Hening Cipta di Bawah Permukaan Danau

Oleh Victor Samuel Dalam keseharian, kita mungkin sering melupakan atau menganggap lumrah arti kemerdekaan yang diraih lewat darah dan keringat para pahlawan bangsa. Padahal kita bisa hidup—makan, tidur, bekerja, dan bersenang-senang—dengan bebas karena para pahlawan kurang makan dan tidur, banyak bekerja, dan menolak bersenang-senang dalam pengorbanan hidup demi kemerdekaan bangsa…. Read more »

Musafir Wawasan dan Oasis Hikmah

Oleh Victor Samuel Menjadi peladang (penulis) Komunitas Ubi (Kombi) adalah seperti menjadi musafir wawasan. Sebagai peladang Kombi, saya harus melakukan perjalanan pikiran—mewawas beragam hal yang dijadikan topik-topik tulisan Kombi. Perjalanan itu panjang dan melelahkan namun memuaskan, sebab saya kerap menemukan oasis hikmah berupa pemahaman atau anjuran yang bersifat menyemangati, mencerahi,… Read more »

Sengsara Dicambuk Setengah Mati

Oleh Victor Samuel   “Pencambukan Kristus” (Ing.: The Flagellation of Christ) adalah lukisan yang dibuat Jaume Huguet, (1412-1492) sebagai dekorasi altar di Katedral Barcelona.1 Yesus Kristus digambar seniman Spanyol abad pertengahan itu dalam keadaan terikat tangan-Nya pada sebuah tiang. Sementara itu, dua orang prajurit Romawi mencambuki-Nya atas perintah Gubernur Pilatus…. Read more »

Yugoslavia: Gesekan Pembuyar

Oleh Victor Samuel   Akhirnya Yugoslavia buyar. Menurut sejarahnya, negara besar itu berawal dari kemauan suku-suku Slav selatan (“jugoslav”) untuk bersatu setelah dijajah bangsa-bangsa asing selama ratusan tahun. Mereka membentuk Kerajaan Yugoslavia pada tahun 1918 yang kemudian menjadi republik federal Yugoslavia pada tahun 1943.1 Namun, setengah abad kemudian Yugoslavia pecah,… Read more »

Tubuh: Kurban Hidup

Oleh Victor Samuel Banyak bangsa di masa lampau—sebutlah bangsa-bangsa Aztek, Kelt, Mesir, Hawaii, Tiongkok—dikenal memiliki ritual kurban manusia. Dalam ritual mengerikan ini tubuh manusia dibunuh sebagai kurban bagi ilah-ilah. Setelah muncul agama-agama besar yang kita kenal sekarang (Kristen termasuk di antaranya), ritual kurban manusia mulai ditinggalkan bahkan dikutuk oleh bangsa-bangsa…. Read more »

Booker T. Washington: Pengusaha Kesejahteraan

Oleh Victor Samuel Lahir dari seorang wanita budak berkulit hitam di AS tahun 1856, Booker Taliaferro Washington tampaknya bermasa depan suram. Ketika itu anak budak biasanya bernasib menjadi budak pula.1 Namun, ia memutarbalikkan nasibnya dan nasib kaumnya. Sebagai pendiri dan pemimpin Tuskegee Normal and Industrial Institute, universitas kejuruan bagi kaum… Read more »

Pelita Bacaan Ilmiah

Banyak tokoh hebat AS (Amerika Serikat) adalah pembaca bacaan serius—ilmiah khususnya—yang “rakus”. Bill Gates, pencetus Microsoft, melahap satu buku per minggu; Mark Zuckerberg, pembuat Facebook, menghabiskan dua buku per minggu; Warren Buffet, pendiri Berkshire Hathaway, menyantap 600-1.000 halaman per hari di awal karirnya.1 Tak heran, mereka turut membawa bangsa AS… Read more »

Imam-imam Meksiko: Baiknya Menderita karena Berbuat Baik

Oleh Victor Samuel Enam bulan setelah diculik, John Ssenyondo, imam berdarah Uganda yang melayani di Meksiko, ditemukan tewas di sebuah kuburan massal.1 Dua tahun kemudian, yakni tahun 2016, Jose Alfredo Lopez Guillen, imam lainnya, ditemukan tewas dengan lima tembakan di perut. Mereka menambah deretan kasus pembunuhan imam Katolik Meksiko yang… Read more »