Category Archives: 2015.08 Tujuh Puluh Tahun Zamrud Khatulistiwa

Tujuh Puluh Tahun Zamrud Khatulistiwa

Salam sejahtera dan salam merdeka di bulan delapan 2015, Sidang Pembaca! Dikaruniai Allah negeri subur-makmur berjulukan “untaian zamrud khatulistiwa” tentulah merupakan tuah tiada tara bagi kita, orang Indonesia. Apalagi Allah juga berkenan memandu negeri indah-permai ini ke usia 70 tahun. Banyak peristiwa telah dialaminya di lintasan masa dan dalam semua… Read more »

Berkat Karunia, Patut Disyukuri

Oleh Bunga Siagian Betapa kita tidak bersyukur/Bertanah air kaya dan subur/Lautnya luas, gunungnya megah/Menghijau padang, bukit, dan lembah/Itu semua berkat karunia/Allah yang agung mahakuasa1 Lagu dengan nada pentatonik yang digubah oleh Subronto Kusumo Atmodjo (1929-1982) itu acap berkumandang dalam ibadah mingguan atau persekutuan umat Kristen di Indonesia. Memadukan kecintaannya kepada… Read more »

Kelola Tanah Air Sepanjang Umur

Oleh Daniel Siahaan Indonesia, Indonesia/Tanahku subur/Tanah subur/Ya subur Kami cinta kau/Kami cinta kau sepanjang umur/Ya umur Utara-selatan, utara-selatan/Timur dan barat/Timur-barat/Ya timur Rukun dan damai/Rukun dan damai, aman dan makmur/Ya makmur Lirik indah nan sederhana itu digubah oleh Mohammad Syafei (1896-1966), pegiat pendidikan Indonesia yang namanya mashur sebagai pendiri sekolah INS… Read more »

Pusaka Raya nan Harum

Oleh Robin Padilla Di mana sawah luas menghijau/Di mana bukit biru menghimbau/Itu tanahku, tumpah darahku/Tanah pusaka yang kaya raya/Harum namanya, Indonesia1 Indah terdengar lirik lagu “Indonesia Tumpah Darahku” karya Ibu Sud (1908-1993), seorang pemusik, pencipta lagu, penyiar radio, dramawan, dan seniman batik Indonesia. Lewat lagu tersebut, wanita yang dikenal sebagai… Read more »

Setia, Hormat, Daya bagi Tanah Tumpah Darah

Oleh S.P. Tumanggor Tanah tumpah darahku yang suci mulia/Indah dan permai bagaikan intan permata/Tanah airku, tanah pusaka ibuku/S’lama hidupku aku setia padamu1 “Tanah Tumpah Darahku,” lagu kebangsaan kita yang bait pertamanya terpampang di atas, tergolong unik lantaran diciptakan oleh dua orang. Iramanya yang syahdu digubah oleh Cornel Simanjuntak (1921-1946), komponis… Read more »

Kagum dan Bangga akan Tanah Air

Oleh Bill Hayden Tanah airku, tumpah darahku/Tanah yang subur, kaya makmur/Tanah airku, tumpah darahku/Tanah yang indah, permai nyata1 Deretan kata-kata di atas adalah penggalan lirik lagu nasional “Nyiur Hijau.” Kerap diputar menjelang siaran berita di RRI, lagu ini menyiarkan gambaran tentang tanah air Indonesia yang menawan. Begitu menawannya, dalam kesuburan… Read more »

Dicinta dan Dipuja: Tanah Air Indonesia

Oleh Victor Sihombing Tanah airku Indonesia, negeri elok amat kucinta/Tanah tumpah darahku yang mulia, yang kupuja sepanjang masa1 Demikian petikan lirik lagu yang pernah menutup siaran TVRI dengan menggambarkan negeri Indonesia secara begitu anggun. Diciptakan pada tahun 1944, “Rayuan Pulau Kelapa” merupakan satu dari 250 lagu karya Ismail Marzuki (1914-1958)… Read more »

Jiwa Raga Kami

Oleh Lasma Panjaitan Padamu neg’ri kami berjanji/Padamu neg’ri kami berbakti/Padamu neg’ri kami mengabdi/Bagimu neg’ri jiwa raga kami.1 Demikianlah lirik utuh lagu “Bagimu Neg’ri,” salah satu lagu nasional ciptaan Kusbini (1910-1991). Tokoh asal Mojokerto ini adalah pemusik keroncong ternama era 1930-1955. Selain “Bagimu Neg’ri,” Kusbini juga menciptakan lagu-lagu nasional “Cinta Tanah… Read more »