Author Archives: Efraim Sitinjak

Pemikir Muda dari Sumatera

Oleh Efraim Sitinjak Dua perkumpulan pemuda asal Sumatera, Jong Sumatranen Bond (“Perserikatan Sumatera Muda”) dan Jong Bataks Bond (“Perserikatan Batak Muda”), turut membidani lahirnya Sumpah Pemuda dalam Kongres Pemuda II di tahun 1928. Utusan-utusan dari kedua perkumpulan itu masuk juga dalam kepanitiaan kongres. Mohammad Yamin dari Jong Sumatranen Bond menjadi… Read more »

Lech Walesa: Beriman Tak Menjamin Luput dari Kontroversi

Oleh Efraim Sitinjak Lech Walesa, tokoh dunia yang beken itu, adalah seorang Katolik taat yang menjadi presiden Polandia pada tahun 1990-1995.1 Ia juga mashur sebagai pahlawan Polandia yang membawa negaranya bebas dari pengaruh komunis dan Uni Soviet. Namun, iman dan jasa besarnya ternyata tak menjamin dirinya luput dari kontroversi, yakni… Read more »

Bangga Jatidiri, Berani Berbahasa

Oleh Efraim Sitinjak “Aku mengambil sumpah ini demi persaudaraan di antara orang Turki dan orang Kurdi.” 1 Pada tahun 1991 seisi gedung parlemen Turki menjadi ricuh lantaran perkataan Leyla Zana itu. Pasalnya Leyla, wanita pertama dari suku Kurdi yang masuk parlemen Turki, mengucapkannya di akhir pengambilan sumpahnya sebagai anggota parlemen—dan… Read more »

Garca Maluku: Gambar Rekaman Peradaban

Oleh Efraim Sitinjak Lukisan prasejarah atau “gambar cadas” (garca) telah disebut-sebut sebagai cikal-bakal mural, yakni lukisan yang biasa dibuat pada dinding atau permukaan luas lainnya di masa sekarang.1 Kedua jenis gambar ini pun dapat kita pandang memiliki peran yang sama: sebagai rekaman peradaban di masanya masing-masing. Garca tentu saja merekam… Read more »

Jawa Kaledonia-Baru: Integrasi dan Prestasi

Oleh Efraim Sitinjak Latarnya adalah era penjajahan Barat di abad ke-19. Karena kebutuhan besar di sektor pertambangan dan perkebunan, Perancis mengimpor banyak pekerja ke Kaledonia Baru, daerah jajahan mereka di Samudera Pasifik. Para pekerja itu berasal dari berbagai negeri, misalnya Vanuatu, Kepulauan Solomon, Vietnam, Jepang, dan Nusantara, yang kala itu… Read more »

Kumbang Tanduk

Oleh Efraim Sitinjak Semasa kecil di Sidikalang, Sumatera Utara, saya dan teman-teman suka bermain adu kumbang tanduk. Kami biasa mendapatkan kumbang-kumbang tanduk “jagoan” kami dari dahan-dahan pohon atau pohon-pohon tumbang. Meskipun arenanya hanya seluas kotak sepatu, pertarungan mereka sangat menarik untuk disaksikan. Kumbang-kumbang itu akan saling menanduk, mengangkat, dan membanting… Read more »

Kristen Denominasi

Oleh Efraim Sitinjak Tidak ada angka pasti tentang jumlah aliran atau denominasi Kristen saat ini. Namun beberapa sumber menunjukkan jumlah itu luar biasa besar. Ada yang menyebutkan bahwa hari ini terdapat 35.500 atau 45.000 denominasi Kristen.1 Penelitian Seminari Teologi Gordon-Conwell menyebutkan bahwa setidaknya ada 41.000 denominasi dan organisasi Kristen di… Read more »

Berpikir Menata Tulisan

Oleh Efraim Sitinjak Dalam sebuah wawancara, David McCullough, penulis kawakan asal AS, pernah berujar, “Menulis adalah berpikir. Menulis yang baik adalah berpikir dengan jernih. Itulah sebabnya menulis sangat sulit.”1 Saya kira ujarannya tepat sekali! Menulis yang baik tak bisa tidak melibatkan proses berpikir yang jernih, dan apa yang muncul dalam… Read more »

Nepotisme: Bermula dari Keluarga, Harus Diakhiri oleh Keluarga

Oleh Efraim Sitinjak Salah satu faktor yang menyebabkan kejatuhan Orde Baru (Orba) adalah dominannya praktik negatif dari budaya kekeluargaan yang biasa disebut “nepotisme.”1 Presiden Orba memberikan banyak jabatan dan kemudahan bagi anggota keluarga dan kerabatnya. Banyak pihak menjadi geram dan akhirnya menggoyang kekuasaannya lantaran praktik tersebut. Praktik nepotisme memang lahir… Read more »

Filem Membumi dan Melangit

Oleh Efraim Sitinjak Filem-filem Barat tidak pernah berhenti memukau kita. Filem Amerika Serikat, secara khusus, menjadi tolok ukur atau malah kiblat perfileman dunia. Bahkan Hollywood, salah satu mesin industri filem Barat, mengilhami terciptanya mesin-mesin industri filem di benua lain, seperti Bollywood di India dan Nollywood di Nigeria. Filem-filem Barat juga… Read more »