Author Archives: Stefani Krista

About Stefani Krista

seorang karyawati perusahaan ritel yang bermukim di DKI Jakarta

Kessog: Pejuang Iman yang Pemberani di Eropa

Oleh Stefani Krista   Pada abad ke-14, Robert the Bruce, raja Skotlandia, menetapkan area perlindungan di sekitar gereja di Luss, Skotlandia. Area beradius tiga mil itu, di mana orang dapat mencari perlindungan Tuhan bahkan dari hukum manusia, dibaktikan sang raja “untuk Allah dan Kessog yang diberkati”. Inilah ungkapan bakti kepada… Read more »

Jeremias Ougust Pah: Regenerasi dan Inovasi Maestro Sasando

Oleh Stefani Krista   Di Desa Oebelo, Kupang, alunan musik indah dari sasando yang dimainkan Jeremias Ougust Pah sangat menghibur para tamu. Bukan hanya tamu Indonesia, tamu dari mancanegara seperti Jerman dan AS pun senang disambut dan dijamu oleh sang maestro. “Begitu ada tamu datang, kami siap menghibur,” ucap Jeremias,… Read more »

Serius Menangkal Berita Palsu

Berita palsu (atau “hoaks”) yang dikemas dalam bentuk tulisan/bacaan adalah seperti bom berdaya ledak tinggi. Ketika meledak—tersebar luas—lewat media cetak atau media internet, ia bisa mengacaukan pikiran pembaca dan menimbulkan keresahan, permusuhan, dan kerusuhan. Ini tentulah berbahaya bagi bangsa dan perlu ditangkal dengan serius. Bacaan yang memuat berita palsu harus… Read more »

Enrique Maluku: Berani dan Cakap Menjelajah Dunia

Nenek moyangku orang pelaut/Gemar mengarung luas samudera/Menerjang ombak tiada takut/Menempuh badai sudah biasa1 Bait lagu “Pelaut” di atas pastilah sudah cukup akrab di telinga kita. Syairnya bukan sekadar bernada indah dan gagah. Orang Nusantara memang terkenal mahir melaut sedari dulu. Bahkan, menurut apa yang dapat disimpulkan dari dari catatan sejarah,… Read more »

Gelinding Telur, Gelinding Rasa Takut terhadap Kematian

Hingga sekarang, saat hari Paskah tiba, anak-anak Inggris suka bermain gelinding telur. Mereka naik ke bukit-bukit berumput, menggelindingkan telur rebus hias dari situ, lalu berlari mengejarnya sambil berseru-seru satu sama lain. Setelah menemukan telur yang digelindingkan, mereka pun mengupasnya lalu melahapnya. Sungguh suatu tradisi Paskah yang mengasyikkan!1 Permainan gelinding telur… Read more »

Janani Luwum: “Aku Tidak Takut”

Oleh Stefani Krista Tubuhnya ditemukan dengan beberapa lubang peluru. Saksi-saksi mata mengungkapkan bahwa ia—bersama dua orang lain—dibawa ke barak tentara, dipukuli, lalu ditembak mati. Itulah harga yang harus dibayarnya karena tidak takut menentang kezaliman di negerinya.1 Ia, Janani Jakaliya Luwum, adalah uskup agung Gereja Anglikan Uganda yang menjadi martir demi… Read more »

Idealis dan Berani Seperti Toyota

Oleh Stefani Krista Toyota Rush. Itulah mobil yang saya tunggu setelah memesan taksi lewat sebuah aplikasi daring. Ini bukan pertama kali saya menjumpai taksi daring bermerek Toyota. Sebelumnya saya telah beberapa kali menaiki taksi daring Toyota Prius dan Toyota Avanza.1 Memang mudah dimaklumi mengapa mobil Toyota banyak digunakan orang Indonesia…. Read more »

Capung

Oleh Stefani Krista Taman Kanak-kanak (TK) tempat saya dulu belajar dan bermain di Rengat, Riau, memiliki taman sekolah yang indah. Di taman itu ada pondok-pondok mungil, jalan-jalan kecil dengan rambu-rambu lalu lintas, dan bunga-bunga yang indah. Tak heran capung senang hinggap di sana dan kami, anak-anak TK, senang menangkapinya. Setelah… Read more »

Palang Kelt

Oleh Stefani Krista Simbol palang (salib) sudah akrab sekali dengan umat Kristen. Itu tak mengherankan sebab umat Kristen beriman kepada Yesus Kristus, Juruselamat yang mengorbankan diri di kayu palang demi keselamatan manusia. Maka palang kita saksikan menjadi simbol penting kekristenan, dan umat Kristen dari berbagai waktu dan tempat telah “mengolah”… Read more »